Analisis Keberlanjutan Usaha Pada UMKM Liberty Ecoprint Melalui Perspektif Triple Bottom Line
Analisis Keberlanjutan Usaha Pada UMKM Liberty Ecoprint Melalui Perspektif Triple Bottom Line
DOI:
https://doi.org/10.37849/midi.v25i2.547Keywords:
Keberlanjutan Usaha, Ecoprint, UMKM Liberty, Triple Bottom LineAbstract
Penelitian ini mengangkat permasalahan bagaimana UMKM Liberty Ecoprint menjaga keberlanjutan usahanya dengan tetap fokus pada kelestarian lingkungan. Tujuan penelitian adalah menganalisis keberlanjutan usaha pada UMKM Liberty Ecoprint melalui perspektif Triple Bottom Line. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan, dalam upaya memperoleh kestabilan pendapatan dan keuntungan dari hasil usaha (profit) UMKM Liberty menggunakan strategi produksi made by order, membuat relasi dengan berbagai komunitas dan instansi untuk menerima pesanan massal serta menjadi pemasok bahan kain ecoprint untuk pelatihan komersial. Dalam ruang lingkup kemanfaatan sosial ( people), UMKM Liberty membuka kesempatan kerja sistem lepas kepada masyarakat di sekitarnya dan memberikan pelatihan kepada kelompok remaja dan ibu rumah tangga. Dalam upaya menjaga lingkungan (Planet), UMKM Liberty mengambil bahan bahan alam yang tersedia di alam secukupnya, menanam sendiri beberapa jenis tanaman yang sering dibutuhkan dalam menciptakan motif, tidak menerima permintaan motif daun dan warna secara khusus, memperlakukan cairan limbah sisa proses kain sesuai dengan aturan, serta bekerjasama dengan beberapa pihak untuk menanam berbagai jenis tanaman bahan ecoprint. Implikasi dari temuan ini bagi UMKM yang bergerak di sektor green product bahwa selain fokus pada lingkungan, perusahaan perlu memperhatikan pula manajemen keuangan, membina hubungan baik dengan konsumen, memanfaatkan celah pasar potensial, serta peduli terhadap masyarakat sekitar agar keberlangsungan usaha tetap terjaga. Selain itu perlu adanya peran pemerintah melalui berbagai kebijakan untuk terus mendorong keberlanjutan usaha bagi UMKM yang membuat produk berbasis ramah lingkungan.
References
Afifah, S., Ismail, K., Rohmah, M., Tridayanti, D., & Ariyani, E. (2026). Kreativitas Green Innovation Berkelanjutan: Mengoptimalkan Local Wisdom Melalui Ecotechnopreneurship di Universitas Nurul Huda. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 18(2).
Albab, W. U., Mardiah, A. R., Ranjani, G., Karina, G. D., & Safitri, M. N. (2024). Pengaruh Industri Fast Fashion Terhadap Pencemaran Lingkungan dan Penurunan Keadilan Antar Generasi. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 5(3).
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/Okezone. (2024, 4 Juli). Limbah pabrik tekstil di Indonesia capai 2,3 juta ton per tahun. https://news.okezone.com/read/2024/07/05/337/3030106/limbah-pabrik-tekstil-di-indonesia-capai-2-3-juta-ton-per-tahun
Bank Indonesia. (2010). Kajian Akademik Pemeringkat Kredit Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.
Bank Indonesia. (2026). Buku Pedoman Implementasi Model Bisnis UMKM Berkelanjutan: Aksi Mitigasi.
Dari, W. (2024). Praktik bisnis berkelanjutan UMKM Rumah BUMN Yogyakarta berdasarkan Triple Bottom Line. Jurnal Atma Sosiologika, 1(1).
Diantoro, E., Suheri, & Arianto, B. (2024). Studi Fenomenologi Konsep Bisnis Berkelanjutan dalam Konteks Pegiat UMKM. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra, 1(2).
Elkington, J. (1998). Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business. Canada: New Society Publishers.
Faridatun. (2022). Ecoprint: Cetak Motif Alam Ramah Lingkungan. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 5(1).
Jannah, I. R., & Arumsari, D. N. (2026). Analisis Sustainable Product Innovation Sebagai Basis Competitive Advantage pada Produk Ecoprint and Craft Surabaya. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2).
Miller, K. (2020). The Triple Bottom Line: What It Is & Why It’s Important. https://online.hbs.edu/blog/post/what-is-the-triple-bottom-line
Lubis, N., Harahap, A. Y., & Faridy, N. (2024). Implementing Triple Bottom Line Accounting to Transform MSME Sustainability. International Journal of Trends in Accounting Research, 5(2).
Masitoh, & Widayanti. (2015). Pengaruh Sosialisasi, Tingkat Pemahaman, Motivasi, Kepribadian terhadap Penerapan SAK-ETAP di Kampoeng Batik Laweyan Solo. Jurnal Paradigma UNIBA.
Masruchiyah, N., Murti, W., & Marthinu, E. (2024). Ecoprint di Indonesia: Perpaduan Karya Seni dan Upaya Pelestarian Lingkungan. Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan, 13(2).
Sirine, H. (2025). Strategi Keberlanjutan UMKM: Implementasi Triple Bottom Line. Bandung: Widina Media Utama.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Syafril, R. (2025). Pengembangan Eco Print sebagai Peluang Bisnis Fashion Ramah Lingkungan di Nagari Matua Hilia. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(3).
Wahyuningsih, S. E., Nurmasitah, S., Rachmawati, R., Setyowati, E., Fidloiyah, K., Shofi, A., Andriani, T. S., & Rizky, I. M. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Sekaran melalui Produk Ecoprint Berbasis Tumbuhan Lokal. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(5).
Watiningsih, W. (2022). Teknik Ecoprint, Pengembangan Motif Kain yang Ramah Lingkungan. Garina: Jurnal Pengembangan IPTEKS Seni Kuliner, Tata Rias, dan Desain Mode, 14(2).
Widayanti, R., et al. (2017). Pengaruh Financial Literacy terhadap Keberlangsungan Usaha (Business Sustainability) pada UMKM Desa Jatisari. Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis, 18(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Redjeki, Rini Wahyuningroem

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



