Implementasi Program J-Lahbako Terkait Keterlambatan di Desa Karangharjo Kecamatan Silo Kabupaten Jember
DOI:
https://doi.org/10.37849/mici.v8i2.540Keywords:
Implementasi Kebijakan, J-LAHBAKO, Pelayanan Publik, Pending, Desa KarangharjoAbstract
Program J-LAHBAKO merupakan inovasi digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Jember untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat desa. Namun, dalam pelaksanaannya di Desa Karangharjo, masih ditemukan hambatan berupa penumpukan berkas (backlog) atau status pending pada pengajuan dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan implementasi program J-LAHBAKO di Desa Karangharjo dengan menggunakan perspektif teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terhadap laporan pelayanan tahun 2023-2025. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan implementasi disebabkan oleh tiga faktor utama: (1) keterbatasan sumber daya, yang meliputi kurangnya kuantitas operator desa serta kompetensi teknis yang belum merata; (2) infrastruktur teknologi yang kurang memadai, terutama ketidakstabilan jaringan internet di wilayah Desa Karangharjo yang menghambat akses ke aplikasi J-SIP; dan (3) mekanisme koordinasi dan komunikasi antarorganisasi yang masih birokratis sehingga memperlambat proses verifikasi di tingkat kabupaten. Temuan data menunjukkan adanya 62 pengajuan KK pending pada 2023 dan nihilnya penyelesaian Akta Kematian pada 2024 sebagai dampak dari faktor-faktor tersebut. Peneliti merekomendasikan penambahan personel khusus, peningkatan kapasitas bandwidth internet, dan penyederhanaan alur verifikasi digital
References
Hardani, Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Deepublish.
Kasmad, R. (2018). Implementasi Kebijakan Publik (Issue September). ResearchGate.
Khasanah, N. N. (2025). Efektivitas Aplikasi Jember Sistem Informasi Pelayanan (J-SIP) dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan Akta Kelahiran Anak Kabupaten Jember. FORMULA Jurnal Administrasi Publik, 2(1), 39–50. https://ejurnal.uij.ac.id/index.php/fml/article/download/3980/2373
Mayasiana, N. A., Asmuni, Nugroho, A., & Laila. (2023). Mendekatkan Layanan di Tingkat Desa: Transformasi Digital Pelayanan Administrasi Kependudukan Melalui Aplikasi J-Lahbako. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 3711–3718. https://doi.org/http://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i4.1858
Mayasiana, N. A., Maharani, I. S., & Munawaroh, L. (2023). Pelayanan Publik Berbasis Digital (Implementasi Aplikasi J-Lahbako di Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember). Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial Humaniora, 6(2), 473–483. https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i2.7595
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Arizona State University: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya
Ningtyas, V. N. C., & Angin, R. (2023). Inovasi Menuju Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik Kajian Sistem Manajemen Pelayanan Desa (SIMPEDA) di Desa Balung Lor. Pubmedia Social Sciences and Humanities, 1(3), 11. https://doi.org/10.47134/pssh.v1i3.127
Puspa Adellia. (2025). Aplikasi JELITA Sebagai Penunjang Pelayanan Publik Pada Era Digitalisasi Studi Kabupaten Jember. Indonesian Journal of Public Administration Review, 2(3), 9. https://doi.org/10.47134/par.v2i3.4001
Romlah, S., Ulva Herlinza Agustin, Winayatun Azizah, & Adil Siswanto. (2024). Implementasi Aplikasi Jember-Sistem Informasi Pelayanan (J-SIP) Dalam Menunjang Keberhasilan Layanan Kependudukan. Journal Of Indonesian Social Society (JISS), 2(3), 158–163. https://doi.org/10.59435/jiss.v2i3.233
Siregar, N. (2022). Menentukan Model Implementasi Kebijakan Dalam Menganalisis Penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA). JISOS: Jurnal Ilmu Sosial, 15(1), 35–52.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sunarto, I. (2023). Optimalisasi Sistem Layanan Administrasi Kependudukan J-Lahbako. Majalah Ilmiah Pelita Ilmu, 6(1), 21. https://doi.org/10.37849/mipi.v6i1.337
Turhindayani, T., & Halim, A. (2020). Analisis Implementasi Pengelolaan Barang Milik Daerah (Studi Pada Pemerintah Daerah Bangka Tengah). ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal, 4(4). https://doi.org/10.22146/abis.v4i4.59322
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The Policy Implementation Process: A Conceptual Framework. Administration & Society, 6(4), 445–488.
Wicaksono, I. W., & Ilmi, M. R. (2022). Implementation Of Daily Services For Jember Population Administration Lahbako (Daily Service for the Jember Population Administration) In Ambulu District. Politico, 22(1), 24–36. https://doi.org/10.32528/politico.v22i1.7671
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alissa Ernawati Adisiswanto, Dili Prelina Nugraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



